Suara Gemuruh Kencang, Warga Jateng Was-was Mengira dari Gunung Merapi, Ini Kata BMKG

22 November 2020, 12:44 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem yang akan terjadi di Indonesia, BMKG imbau masyarakat agar waspada. //pixabay.com//WikimediaImages

POTENSIBISNIS - Sejumlah warga net merasa was-was terkait adanya suara gemuruh kencang di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dan Kabupaten Sleman D.I Yogyakarta.

Suara gemuruh tersebut terjadi sekitar pukul 03.00-04.30 WIB dini hari pada Minggu 22 November 2020.

Atas kejadian tersebut, sontak warga net membagikan unggahan kecemasannya melalui sosila media dan mengira berasal Gunung Merapi yang kini masih berstatus siaga.

Baca Juga: Siaran Langsung Trans 7 MotoGP Portugal 2020 Malam Ini Live Streaming TV Online Cek Link di Sini

“Tadi jam 3 kebangun gara gara gluduk gede banget mati lampu terus ketiduran lagi, terus mimpi kalo merapi erupsi sekarang kebangun lagi masih dengan gluduk yang sama tapi ditambah degdegan takut," kata akun @biilaynr melalui unggahannya di Twitter.

Warga net lainnya yang tinggal di Jogja mendengar suara gemuruh yang sangat keras, seperti yang disampaikan akun @Steardvst,

“Gimana ya, abisan Jogja jarang banget ada gluduk. Gak kayak Depok yang dar-der-dar-der aja padahal ujan juga belom mulai. Jadi tadi itungannya serem banget,” cuitnya.

Baca Juga: Liga Inggris Fulham vs Everton Malam Ini Live Streaming Mola TV

Sebagaimana dikabarkan portaljogja.pikiran-rakyat.com sebelumnya, artikel berjudul, "Suara Gemuruh Terdengar Keras, Netizen Mengira Berasal dari Gunung Merapi, Ini Kata BMKG".

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah menyampaikan informasi terkait peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Indonesia termasuk pulau Jawa, yakni Jawa Tengah yang meliputi wilayah Kabupaten Klaten, Boyolali dan sejumlah kabupaten lainnya pada tgl 22 November 2020 pkl 03:15 WIB.

Dalam peringatan tersebut disampaikan bahwa daerah tersebut berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada pkl 03:25WIB.

Baca Juga: Ricky Yacobi Meninggal Akibat Serangan Jantung, Ini yang Harus Diketahui Mengenai Serangan Jantung

Daerah dengan potensi hujan disertai kilat atau petir tersebut diantaranya di kabupaten Klaten yang meliputi wilayah Kebonarum, Wedi, Bayat, Cawas, Trucuk, Jogonalan, Pedan, Karangdowo, Juwiring, Wonosari, Delanggu, Polanharjo, Karanganom, Ngawen, Klaten Utara, Klaten Tengah, Klaten Selatan.

Kemudian kabupaten Boyolali yang meliputi wilayah Simo, Karanggede, Klego, Kemusu, Wonosegoro.

Sejumlah kabupaten lain seperti kabupaten Sragen, Wonogiri, Grobogan, Blora, Semarang, Surakarta, Salatiga. Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung hingga pkl 05:30 WIB.

Sedangkan untuk wilayah di kabupaten Sleman, menurut perkiraan BMKG, hujan lebat disertai petir masih berpotensi terjadi pada siang hari ini 22 November 2020 pukul 13.00 WIB.***(Chandra Adi N/PortalJogja)

Editor: Pipin L Hakim

Sumber: Portal Jogja (PRMN)

Tags

Terkini

Terpopuler