Gubernur Bali Dorong Pengembangan Industri Unggulan Berbasis Kearifan Lokal

- 9 Agustus 2020, 00:52 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster saat memberikan sambutan pada acara peletakan batu pertama pembangunan pelabuhan penyebrangan sampalan & bias munjul, di Kec, Nusa Penida, Kab. Klungkung, Prov. Bali/ 3 Agustus 202/ /Fanfage/Facebook.com/GubernurBali

POTENSI BISNIS - Agenda Musyawarah Provinsi VII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bali dengan resmi dibuka Bupati Bali Wayan Koster. Pemerintah Bali mendorong pengembangan industri unggulan di daerahnya agar berbasis kearifan loka, dan tidak lagi mengandalkan sektor pariwisata.

Maka pihaknya, dalam jangka waktu dua tahun ini mulai menyiapkan ekosistem untuk pengembangan paradigma ekonomi baru. Yaitu dengan mengimbangkan fundamental perekonomian Bali, meliputi pariwisata, pertanian, dan industri.

"Saya mengajak Kadin Bali untuk melihat bagaimana dimensi ekonomi kedepan. Bali tidak lagi bisa hanya mengandalkan pariwisata, haru mulai dengan paragdima ekonomi yang baru," kata Wayan Koster saat membuka tersebut, di Kuta, Kabupaten Badung, Bali pada Sabtu 8 Agustus 2020.

Baca Juga: Teten Masduki : Melalui Kerjasama dengan Koperasi, Nelayan Kita Bisa Kaya

Dia menambahkan, industri yang akan dikembangkan merupakan industri yang berbasi pada keunggulan masyarakat Bali. Industri ini yang nantinya berbasis branding Bali dengan inovasi, kerajinan dan kreativitas masyarakat Bali.

"Agar bisa menjalankan fundamental ekonomi ini harus didukung dengan infrastruktur, baik pembangunan infrastrukrtur darat, laut dan udara yang terkoneksi juga terintegritas. Satu per-satu kita wujudkan," imbuhnya.

Dilansir PotensiBisnis.com dari Antara, pihaknya juga akan segera membahas konsep pemulihan ekonomi Bali, titik dan sektor mana saja bisa menjadi pengungkit pemulihan ekonomi.

Maka dia berharap pada Musyawarah Provinsi Kadin Bali ke VII ini berjalan dengan lancar, sehingga menghasilkan para pengurus yang nantinya dapat bersinergi dengan pemerintah daerah.

"Jadi, ekonomi Bali ke depan akan lebih berpihak kepada sumber daya lokal Bali. Sehingga mana yang global, mana yang nasional dan lokal agar lebih memberi manfaat kepada masyarakat lokal Bali," ujarnya.

Halaman:

Editor: Pipin L Hakim

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X