Pendistribusian Bantuan Zakat untuk Ratusan Pedagang Kecil Terdampak Covid-19 di Pangandaran

- 29 Juli 2020, 22:40 WIB
Pedagang kecil yang terdampak Covid-19 di Pangandaran menerima bantuan Zakat, Rabu 29 Juli 2020/ /Pikiran-rakyat.com/Agus Kusnadi

POTENSI BISNIS – Pandemi Covid-19 telah menjadi duka kita bersama. Pasalnya, dengan adanya pandemi Covid-19 ini berdampak pada semua aspek kehidupan masyarakat termasuk pada aspek ekonomi.

Hal ini berdampak pada kesejahtraan masyarakat. Banyaknya pengangguran dan keluhan dari masyarakat. Para pedagang kecil pun demikian ikut mengalami dampak dari adanya pandemi Covid-19.

Dikutip dari Pikiran-rakyat.com Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pangandaran mendistribusikan uang zakat kepada ratusan pedagang kecil yang terdampak Covid-19. Pendistribusian uang zakat tersebut dilaksanakan secara simbolis oleh Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata di Gedung Islamik Centre Pangandaran, Rabu 29 Juli 2020.

H. Hendri Suganda selaku ketua Baznas Kabupaten Pangandaran menuturkan, pendistribusian zakat tersebut disalurkan kepada 450 pedagang kecil di Kabupaten Pangandaran.Dari 450 pedagang kecil yang mendapatkan uang zakat tersebut, 215 diantaranya adalah pedagang disekitaran pantai dan sisanya merupakan pedagang yang terdiri dari 10 kecamatan di Kabupaten Pangandaran.

Baca Juga: Potensi Bisnis: 4 Kiat Sukses Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

Menurut H. Hendri Suganda, dirinya melihat banyaknya pedagang kecil di Kabupaten Pangandaran yang terlilit rentenir atau bank emok.

Selain daripada menyalurkan uang zakat kepada pedagang kecil, pihaknya juga membagikan bantuan kaum disabilitas berupa kursi roda  dan kaki palsu. Bantuan yang dibagikan sebanyak 15 kursi roda dan 10 kaki palsu. 

"Pendistribusian zakat sebesar 150 juta terdiri dari hasil zakat penghasilan gaji ASN dilingkup Pemerintahan Kabupaten Pangandaran," ujar Jeje.

"Kegiatan ini menjadi momentum untuk melaksanakan zakat. karena pengelolaannya pun berjalan dengan baik nanti BAZNAS akan kita ajak juga untuk penanggulangan kemiskinan" tambahnya.

Halaman:

Editor: Abdul Mugni

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X