Jadi Ketum Demokrat KLB Moeldoko Akui Tak Lapor ke Jokowi, Yan Harahap: Pembohong Dibiarkan Bercokol di Istana

- 4 Mei 2021, 15:11 WIB
Potret Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko saat mendampingi Presiden Jokowi.
Potret Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko saat mendampingi Presiden Jokowi. /Foto: Instagram.com/@dr_moeldoko/


POTENSI BISNIS - Terkait adanya tawaran jadi Ketua Umum Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB), Kepala Staf Presidenan Moeldoko jelaskan alasan tak lapor kepada Presiden Jokowi.

KSP Moeldoko kini mulai buka-bukaan ungkap soal dirinya jadi Ketua Umum Demokrat versi KLB.

Hal tersebut, kemudian disoroti satu di antaranya kader Partai Demokrat Yan Harahap via unggahannya di Twitter.

Baca Juga: Berikut Resep Omelet Jamur Cocok bagi Anak-anak saat Berbuka Puasa   

Menurut Yan Harahap, kepada para kader PD ia (Moeldoko) sudah dapat restu Presiden.

"Padahal kepada para kader PD ia menyebut sudah dapat restu. Makanya PD berkirim surat ke Presiden menanyakan hal itu. Akhirnya ngaku," kata Yan Harahap dikutip dari @YanHarahap pada Selasa, 4 Mei 2021.

"Ternyata bohong. Kok ‘pembohong’ dibiarkan ‘bercokol’ di Istana?," sambungnya.

Baca Juga: ASN Nekat Mudik Lebaran 2021, Menpan RB: Bisa Langsung Melaporkan ke Kami

Cuitan Yan Harahap soal Moeldoko.
Cuitan Yan Harahap soal Moeldoko.

Sebelumnya diberitakan Pikiran-Rakyat.com, dalam konteks KLB Demokrat, mantan Panglima TNI itu pun memandang bila tindakannya sesuai dengan pemahaman yang dia yakini.

Halaman:

Editor: Pipin L Hakim

Sumber: Twitter, Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X