Bantuan PPKM Darurat Bansos BST Mulai Disalurkan pada 10 Juta KPM, Lewat Rekening dan PT Pos Kata Muhadjir

7 Juli 2021, 13:48 WIB
Ilustrasi: bantuan PPKM Darurat, bansos BTS mula disalurkan cek rekening dan ada yang lewat PT Pos Indonesia.* /PIXABAY/Ahsanjaya

POTENSI BISNIS - Bantuan di masa PPKM Darurat Pulau Jawa-Bali saat ini mulai disalurkan dalam rangka penanganan Covid-19.

Hal itu disampaikan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Muhadjir Effendy juga menjelaskan, saat ini pemerintah telah mulai menyalurkan bantuan PPKM Darurat berupa Bantuan Sosial Tunai (BST).

Baca Juga: Berikut Daftar Bansos Kemensos Bakal Dicairkan Juli 2021, Sepanjang PPKM Darurat Pulau Jawa-Bali

Menurutnya, BST tersebut menyasar kepada 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdampak, termasuk keluarga miskin baru.

"Sekarang ini secara bertahap sudah tersalurkan. Artinya sudah dikirim ke rekening-rekening untuk yang lewat Bank Himbara," kata Muhadjir dalam keterangannya dikutip potensibisnis.com pada Rabu, 7 Juli 2021.

Menko PMK Muhadjir Effendy Meninjau 2 Produsen Oksigen Besar

Selain itu, kata Muhadjir, bantuan PPKM BST ada juga yang disalurkan lewat PT Pos Indonesia sudah mulai dilakukan.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Penyaluran Bansos PKH, BST, BPNT hingga Diskon Listrik 2021 Sepanjang PPKM Darurat

Bantuna PPKM Darurat tersebut diantarkan langsung ke tiap keluarga penerima manfaat.

"Sedangkan untuk yang lewat PT Pos Indonesia juga sudah mulai ada pengantaran uang langsung kepada keluarga penerima manfaat (KPM)," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta segera dibayarkan bansos atau bantuan di masa PPKM Darurat sejak 2-30 Juli 2021.

Baca Juga: Login cekbansos.kemensos.go.id Cek Penerima Bansos BST Rp300 Ribu, PKH, Kartu Sembako, Cair Juli 2021 Ini

Presiden Jokowi mengatakan, bansos dipercepat agar mendukung perekonomian masyarakat di tengah masa PPKM Darurat.

Saat ini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sudah mulai diterapkan sejak 3 Juli 2021 sampai 20 Juli 2021.

Kebijakan tersebut ditujukan untuk menekan angka kasus Covid-19 yang belakangan terus menunjukan data peningkatan.***

Editor: Pipin L Hakim

Tags

Terkini

Terpopuler